Feeds:
Pos
Komentar

Posts Tagged ‘Pengembangan Kepribadian’


Mengapa mampu mengelola diri sendiri penting untuk remaja?

“Ya Tuhan kami, tidaklah Engkau menciptakan segala sesuatu dimuka bumi dalam keadaan sia-sia. Maha Suci Engkau, maka selamatkanlah kami dari siksa neraka” (QS. Ali Imran; 191)

 

Materi-materi dalam tulisan ini adalah materi kuliah Personality Development yang saya ampu di LP3I Tasikmalaya. Selama kurang lebih 5 tahun menyampaikan materi ini kepada mahasiswa-mahasiswa baru yang notebene adalah remaja berusia antara 17-18 tahun, dan disiapkan untuk menjadi seorang profesional hanya dalam waktu 2 tahun, justru menyadarkan saya bahwa ternyata, memiliki tujuan hidup, mengetahui apa yang menjadi kekuatan dan kelemahan, dan menyusun strategi untuk bisa mengelola kehidupan dengan berbagai permasalahannya, adalah salah satu soft skill yang sangat penting untuk dimiliki sejak kita muda. Semakin menyadari apa yang kita inginkan dalam hidup, bagaimana meraihnya, bagaimana mengelola dan mengatasi hambatannya agar kita dapat mencapai apa yang kita inginkan, akan mengembangkan semacam kecerdasan dalam diri kita, kecerdasan dalam mengelola dan menghadapi kehidupan. Kecerdasan yang kita butuhkan untuk bisa survive dalam kehidupan yang sangat unpredictable.

Berproses bersama remaja-remaja yang muda, bersemangat, tidak mau berlama-lama sekolah dan hidup dalam teori, kemudian juga menggugah dan mempengaruhi saya bahwa mereka ini adalah anak-anak muda yang sebagian besar sudah tahu betul apa yang mereka inginkan dalam hidup. Mereka ingin segera bekerja baik sebagai pegawai di kantor maupun sebagai entrepreneur, menafkahi diri sendiri, mandiri secara ekonomi dari orang tua, bisa mencicil kendaraan dengan uang sendiri, membantu orang tua membiayai pendidikan adik-adiknya, bisa menabung untuk memberangkatkan orang tua beribadah haji, dll. Mereka punya tujuan-tujuan hidup yang sangat luhur, namun praktis dan terukur, yang ketika saya berada di usia mereka, bahkan belum memikirkannya.

Remaja, anak muda yang punya arah yang jelas akan kehidupannya, akan lebih mungkin terhindar dari masalah-masalah negatif, perilaku yang tidak produktif, tindakan kriminal, atau hidup dalam kesia-siaan. Anak muda yang tahu betul apa yang diinginkannya, akan sibuk dengan berbagai kegiatan dan aktivitas yang memang ia butuhkan untuk meraih cita-citanya. Energinya akan habis dalam kebaikan dan usaha untuk mengejar mimpi-mimpinya, bukan hanya sibuk bermimpi. Maka menjadi jelas ungkapan Presiden Soekarno yang sangat terkenal, “Beri aku sepuluh pemuda, maka akan kuguncang dunia” tentu yang dimaksud adalah anak-anak muda yang tahu apa yang diinginkannya. Atau jargon yang sekarang sering disosialisasikan oleh dokter muda, dr. Gamal Albinsaid, dari kota Malang, “Muda Mendunia” sangat mungkin untuk dicapai jika remaja-remaja ini menyibukkan dirinya dalam kebaikan dan usaha mewujudkan visi misi hidupnya. Alih-alih sibuk nongkrong di gang sempit sambil bermain gitar fals dan menggoda gadis-gadis yang lewat, atau sibuk pamer kendaraan di jalan hasil kredit orang tuanya.

Maka, mengampu mata kuliah Personality Development, secara tidak disadari ternyata justru mengajari saya, membangunkan kesadaran saya, bahwa hidup harus punya arah dan tujuan sedari muda, sedini mungkin. Agar penciptaan kita oleh Allah yang Maha Kuasa tidak sia-sia, kehadiran kita didunia ini punya makna dan bermakna bagi alam semesta. Minimal keluarga. So proud of you all my students. May Allah bless all of you. Aamiin.

2nd-character

3rd-the-power-of-mind

4th-personality

communication1

communication-and-self-disclosure-2

interpersonal-skill

attitude-and-personality

pencarian-peluang-dan-merencanakan-hidup-dan-karir

etika-busana-dan-tabel-manner2

persiapan-kerja

8th-personality-and-ethics

job-interview

Work Preparation

mind mapping your dream job

Read Full Post »

%d blogger menyukai ini: