Feeds:
Pos
Komentar

Archive for the ‘Tentang Buku’ Category


Setelah menamatkan kembali membaca buku ini untuk kesekian kalinya,  sejak pertama kali menemukannya pada awal tahun 2000-an.

Melalui kacamata kanak-kanaknya,  dalam buku ini Totto Chan (Tetsuko Kuroyanagi) mendokumentasikan sebuah fase dalam hidupnya, pada masa usia sekolah yang sangat berkesan dan memiliki makna luar biasa, (ternyata)  tidak hanya bagi dirinya tetapi juga bagi saya  sebagai pembaca buku ini (mungkin juga anda yang membacanya).

Bagi saya, buku ini dengan caranya yang unik, sesungguhnya berisi materi mengenai perkembangan dan pendidikan anak yang sangat “psikologis” . Walaupun tujuan utama ditulisnya buku ini, mungkin bukan kedua materi tersebut. Karenanya, saya  menyarankan (dengan sedikit memaksa..hehe) mahasiswa saya untuk membaca dan mengoleksi buku ini.

Totto Chan, seorang anak yang unik dengan spontanitas dan rasa ingin tahunya yang luar biasa besar, mengalami  kesulitan untuk mendapatkan sekolah yang bisa mengakomodasi keunikannya tersebut, sehingga ia dan ibunya harus berkali-kali mendaftar dan keluar masuk beberapa sekolah, hingga menemukan sekolah yang betul-betul memperlakukan Totto Chan dengan “ramah” sebagaimana keunikannya tersebut.

Pelajaran dari buku ini sudah mulai bisa kita ambil dari sikap Ibu Totto Chan, yang sangat  menerima kondisi Totto Chan, tidak patah semangat apalagi menyalahkan keunikan Totto Chan tersebut sebagai alasan yang  membuatnya sulit mendapatkan sekolah.  Kebesaran hati Ibu Totto Chan, juga tampak pada dorongan dan dukungannya kepada Totto Chan dengan sama sekali tidak berusaha untuk “mengubah” Totto Chan menjadi anak yang ” manis” supaya tidak sulit mencari sekolah.

Pelajaran selanjutnya tentu saja akan banyak kita dapatkan, ketika Totto Chan sudah menemukan sekolah “kereta api” dan belajar pada Bapak Kepala Sekolah Kobayashi. Muatan-muatan psikologi pendidikan tentang bagaimana mendidik anak, memperlakukan mereka dengan benar dengan segala keunikannya, mengenalkan mereka pada pengetahuan dan sains, bahkan bagaimana membantu mereka membangun rasa percaya diri dan belajar melihat dan menerima perbedaan teman-temannya, terangkai  dengan sangat indah diselingi kisah-kisah petualangan mereka yang lucu dan menarik di sekolah ini.

Totto Chan;  Gadis Cilik Di  Jendela,  strongly recommended book!

Walaupun sudah berkali-kali dibaca, saya tidak pernah berhenti terhipnotis dengan tuahnya yang sangat mencerahkan tentang bagaimana menerima perbedaan anak dengan segala keunikannya dan membesarkan mereka dengan bahagia.

Wallahu’alam.

Iklan

Read Full Post »


Banyak cara seseorang untuk mencari dan menemukan hidupnya. Buku ini adalah sebuah jurnal (jika bisa dikatakan demikian) perjalanan Liz Gilbert, dalam melewati kegelisahan akan pencarian makna hidup, dan menemukan dengan pasti apa yang sesungguhnya ia inginkan, dan berusaha ia cari dalam hidupnya.

Kegelisahan Liz terhadap hidupnya, mengantarkan ia pada petualangan spiritual di tiga negara, Italia, India, dan Indonesia (Bali), untuk menemukan kebahagiaan hakiki yang ia cari.

Makanan (direpresentasikan melalui Italia, sebagai negara yang memiliki makanan terlezat di dunia), menguatkan dan memberi energi kembali pada Liz yang selama kegelisahannya, telah kehilangan seleranya terhadap kenikmatan duniawi tersebut. Doa dan Meditasi (diwakili oleh India, negara dengan ritual meditasi yang begitu kental), memberi spirit dan ketenangan pada jiwa Liz yang gelisah, tempat dimana akhirnya Liz bisa memaafkan diri atas kegagalan perkawinannya, dan menerima perpisahan dengan mantan suaminya . Dan Akhirnya, cinta (divisualisasikan melalui Bali, salah satu tempat paling indah dan romantis di dunia) tempat dimana Liz pada akhirnya kembali menemukan pasangan yang sungguh-sungguh ia cintai, dan memahami dirinya karena mereka ternyata memiliki permasalahan yang sama.

Buku ini, membawa kita pada… barangkali pencarian yang sama, walaupun bentuk kegelisahannya bisa saja berbeda. Pada akhirnya, siapapun punya cara untuk menemukan kesejatian dirinya, dan Liz membagi salah satu cara yang dialaminya.

Read Full Post »

%d blogger menyukai ini: